Perjalanan Kami
Sejarah Masjid Manarfa Nafsahu
Perjalanan Masjid Manarfa Nafsahu dari musala sederhana hingga menjadi rumah ibadah dan pusat kegiatan umat.
Sejarah Singkat
Dari musala kecil menjadi rumah ibadah warga
Berawal dari tanah wakaf seorang warga, awal 1990-an warga mendirikan musala kecil berukuran 8 × 10 meter. Seiring bertambahnya jamaah, musala tak lagi menampung shalat Jumat dan kegiatan pendidikan anak.
Pada tahun 1998, warga sepakat membentuk Panitia Pembangunan Masjid yang pertama. Gotong royong dimulai: sebagian warga menyumbang material, sebagian lain tenaga. Masjid kemudian berdiri sederhana dengan dinding bata merah tanpa keramik.
Tahun 2010 masjid direhabilitasi: lantai dikeramik, tempat wudhu diperluas, dan ruang kelas TPA ditambahkan. Sejak saat itu kegiatan keagamaan terus tumbuh hingga kini lebih dari delapan kajian rutin setiap bulan.
Pada tahun 2024 takmir dan warga membentuk kembali Panitia Pembangunan periode 2024 – 2027 untuk melanjutkan perluasan ruang utama, pembenahan area parkir, dan penguatan sarana dakwah. Pembangunan dilakukan bertahap, dengan laporan keuangan yang disampaikan kepada jamaah secara berkala.
Sekilas
Masjid Manarfa Nafsahu
Tonggak Sejarah
Perjalanan dari masa ke masa
Musala Pertama
Warga bergotong royong membangun musala sederhana di atas tanah wakaf seluas 850 m².
Panitia Pembangunan Dibentuk
Takmir dan warga membentuk kepanitiaan pertama untuk membangun masjid permanen.
Masjid Diresmikan
Ruang utama masjid selesai dibangun dan mulai digunakan untuk shalat Jumat.
Rehabilitasi & Ruang TPA
Lantai dikeramik, tempat wudhu diperluas, dan ruang kelas TPA ditambahkan.
Periode Pembangunan 2024–2027
Panitia baru dibentuk untuk melanjutkan perluasan ruang utama dan penataan sarana.
Lanjutkan Perjuangan
Menjadi bagian dari sejarah masjid ini
Pembangunan masjid berjalan bertahap dari donasi jamaah. Setiap kontribusi — sekecil apa pun — akan tercatat sebagai amal jariyah.